Audit Aksesibilitas Trotoar di Lima Kota
Selama empat bulan, tim AsiaTogel Inklusi Difabel menelusuri 128 ruas trotoar di lima kota. Penelusuran dilakukan oleh pasangan penilai: seorang pengguna kursi roda dan seorang pengguna tongkat putih, didampingi pencatat. Pendekatan ini dipilih karena hambatan yang dirasakan kedua kelompok berbeda, dan trotoar yang nyaman bagi satu kelompok belum tentu dapat dilalui kelompok lain.
Setiap ruas dinilai dari titik turun angkutan umum sampai tujuan yang lazim didatangi warga: pasar, sekolah, puskesmas, atau kantor kelurahan. Penilaian tidak berhenti pada ada atau tidaknya jalur pemandu, melainkan pada apakah jalur tersebut dapat dipakai sampai tujuan.
Temuan Utama
- Jalur Pemandu Terputus. Pada 74 ruas, jalur pemandu berhenti sebelum mencapai tujuan, umumnya di pertigaan atau di depan pintu masuk gedung.
- Terhalang Benda Tetap. Pada 61 ruas, jalur pemandu tertutup tiang listrik, tiang rambu, pot tanaman, atau kotak utilitas.
- Berakhir di Tepi Jalan. Pada 38 ruas, jalur pemandu berakhir tepat di tepi jalan tanpa penyeberangan, penurunan tepi trotoar, atau penanda suara.
- Tepi Trotoar Terlalu Tinggi. Pada 52 ruas, penurunan tepi trotoar lebih tinggi dari tiga sentimeter sehingga sulit dilalui kursi roda.
- Permukaan Rusak. Pada 45 ruas, permukaan berlubang atau ubin terangkat, yang membahayakan kedua kelompok penilai.
- Lebar Tidak Memadai. Pada 29 ruas, lebar bebas hambatan kurang dari 120 sentimeter sehingga dua kursi roda tidak dapat berpapasan.
Jalur pemandu yang berhenti di tengah jalan lebih berbahaya daripada tidak ada jalur sama sekali, karena pengguna tongkat putih mengandalkannya sebagai penanda arah dan menganggapnya berlanjut.
Cara Penilaian
Kami memakai daftar periksa 24 butir yang disusun bersama pengguna dan telah dipakai sejak 2023. Setiap butir dinilai dengan tiga pilihan: memenuhi, memenuhi sebagian, atau tidak memenuhi. Penilaian disertai foto bertanggal dan titik koordinat sehingga dapat diperiksa ulang oleh pihak lain.
Pengukuran dilakukan dengan alat sederhana yang dapat diperoleh siapa saja: meteran gulung, pengukur kemiringan, dan penggaris tinggi. Kami sengaja memilih alat yang mudah didapat agar pemerintah daerah maupun warga dapat mengulangi penilaian tanpa bergantung pada kami.
Ringkasan per Kota
| Kota | Ruas Dinilai | Memenuhi | Memenuhi Sebagian | Tidak Memenuhi |
|---|---|---|---|---|
| Kota A | 32 | 6 | 13 | 13 |
| Kota B | 28 | 4 | 11 | 13 |
| Kota C | 24 | 3 | 9 | 12 |
| Kota D | 26 | 5 | 10 | 11 |
| Kota E | 18 | 2 | 7 | 9 |
Perbaikan yang Dapat Segera Dikerjakan
Tidak semua temuan memerlukan pembangunan ulang. Sebagian besar dapat diperbaiki dengan biaya kecil dan waktu singkat:
- Memindahkan tiang, pot, dan kotak utilitas yang menutup jalur pemandu ke sisi trotoar.
- Menyambung jalur pemandu yang terputus, terutama di depan pintu masuk gedung layanan.
- Menurunkan tepi trotoar pada setiap titik penyeberangan sampai selisihnya tidak lebih dari tiga sentimeter.
- Mengganti ubin yang terangkat dan menambal lubang pada permukaan.
- Menambahkan penanda suara pada lampu penyeberangan di ruas dengan lalu lintas padat.
Laporan lengkap beserta foto dan titik koordinat telah disampaikan kepada dinas terkait di kelima kota. Kami akan melakukan penilaian ulang pada Desember 2026 untuk memeriksa perbaikan yang dijanjikan. Ringkasan laporan tersedia pada halaman dokumen.