Lewati ke Konten Utama

Layanan pendampingan gratis, Senin sampai Jumat pukul 08.30–16.30 WIB.

Ukuran Teks
AsiaTogel Inklusi Difabel +62 21 5555 0180

Transportasi16 Juni 2026Bacaan 5 Menit

Angkutan Umum Ramah Kursi Roda Mulai Diuji Coba

Ram pada lantai trem yang siap diturunkan di peron

Dua koridor angkutan umum memulai uji coba armada berlantai rendah dengan ram lipat pada Mei 2026. AsiaTogel Inklusi Difabel diminta ikut menilai uji coba tersebut bersama dua belas pengguna kursi roda, empat pengguna tongkat putih, dan tiga pendamping lanjut usia. Penilaian berlangsung selama enam pekan pada jam sibuk maupun jam lengang.

Yang kami nilai bukan hanya apakah kursi roda dapat masuk, melainkan seluruh rangkaian perjalanan: dari mencapai halte, menunggu, naik, memilih tempat, turun, sampai keluar dari halte tujuan. Satu titik yang gagal membuat seluruh perjalanan tidak mungkin ditempuh sendiri.

Yang Berjalan Baik

  • Lantai armada sejajar dengan peron pada sebagian besar halte, sehingga ram hanya diperlukan untuk menutup celah.
  • Lebar pintu 110 sentimeter memadai untuk kursi roda manual maupun bermotor.
  • Ruang khusus di dalam armada memiliki sandaran punggung dan sabuk pengaman kursi roda.
  • Tombol permintaan berhenti pada ketinggian yang dapat dijangkau dari posisi duduk.
  • Pengumuman halte disampaikan dengan suara sekaligus tulisan berjalan.

Yang Perlu Diperbaiki

  • Ram Terlalu Lambat. Penurunan ram memerlukan 28 sampai 41 detik, sehingga penumpang lain menumpuk dan sebagian pengguna kursi roda merasa sungkan.
  • Celah Peron Tidak Seragam. Pada sembilan halte, selisih tinggi peron dan lantai armada melebihi lima sentimeter.
  • Ruang Putar Kurang. Pada jam sibuk, ruang khusus terisi penumpang berdiri sehingga kursi roda tidak dapat berputar untuk menghadap ke depan.
  • Pengemudi Belum Terlatih. Sebagian pengemudi tidak tahu cara mengoperasikan ram dan menunggu bantuan petugas halte.
  • Jalur Menuju Halte. Empat halte hanya dapat dicapai melalui tangga atau jembatan penyeberangan tanpa lif.

Armada yang ramah kursi roda tidak berguna bila haltenya hanya dapat dicapai lewat tangga. Aksesibilitas transportasi harus dinilai sebagai satu rangkaian, bukan sebagai daftar komponen yang terpisah.

Angka Uji Coba

Hasil pengukuran uji coba pada dua koridor
Yang DiukurHasilSasaran
Waktu Penurunan Ram28–41 detikDi bawah 20 detik
Selisih Tinggi Peron2–9 sentimeterDi bawah 3 sentimeter
Lebar Pintu110 sentimeterMinimal 90 sentimeter
Halte Dapat Dicapai Tanpa Tangga22 dari 26 halteSeluruh halte
Pengemudi Mampu Mengoperasikan Ram17 dari 30 pengemudiSeluruh pengemudi

Usulan Kami

  1. Mengganti mekanisme ram dengan jenis yang lebih cepat, atau memakai ram manual yang dapat dioperasikan dalam sepuluh detik.
  2. Menyeragamkan tinggi peron pada seluruh halte dalam koridor sebelum layanan dibuka untuk umum.
  3. Menjadikan pengoperasian ram bagian dari pelatihan wajib pengemudi, bukan pelatihan tambahan.
  4. Menandai ruang khusus dengan warna kontras dan menempatkan petugas pengingat pada jam sibuk.
  5. Membangun lif atau jalur landai pada empat halte yang belum dapat dicapai tanpa tangga.

Catatan lengkap uji coba telah kami sampaikan kepada penyelenggara. Uji coba tahap kedua direncanakan pada Oktober 2026 dan akan kami nilai kembali dengan kelompok penilai yang sama, agar perbandingannya dapat dipertanggungjawabkan.

Punya Pengalaman Buruk dengan Angkutan Umum?

Ceritakan kepada kami. Catatan pengguna menjadi dasar penilaian dan usulan perbaikan.

Kirim Cerita Anda